Restorasi dibuat di luar mulut dan dipasang ke area defek gigi untuk memulihkan bentuk dan fungsi. Ini merupakan metode restorasi minimal invasif yang lebih unggul daripada tambalan tradisional pada indikasi tertentu.
Inlay adalah restorasi yang masuk ke dalam struktur gigi untuk memulihkan bentuk dan fungsi defek gigi. Restorasi inlay/onlay dibuat di luar mulut (di laboratorium atau dengan computer-aided design/manufacturing), lalu direkatkan ke area defek gigi. Dibandingkan tambalan resin atau amalgam tradisional, restorasi ini memiliki adaptasi tepi, sifat mekanis, dan pemulihan kontak proksimal yang lebih baik. Berdasarkan luas cakupan, restorasi dibagi menjadi inlay dan onlay. Inlay hanya masuk ke defek gigi dan tidak menutupi cusp; onlay menutupi sebagian atau seluruh cusp, sesuai untuk defek yang lebih luas. Bahan inlay/onlay meliputi keramik, resin, logam, dan lainnya; inlay keramik memiliki estetika dan kekuatan sehingga menjadi pilihan umum untuk restorasi gigi posterior saat ini. Restorasi inlay/onlay harus mengikuti standar teknik adhesif secara ketat, dan prosesnya biasanya memerlukan 2 kunjungan.
Referensi Singkat
Perawatan
1 hours – 2 hours
Observasi
0 mins – 1 days
Perkiraan Biaya
Rp2,000,000 – Rp15,000,000
Departemen
Prostodonti
Untuk Siapa Ini
Proses Langkah demi Langkah

Jaringan karies dan tambalan lama dibuang, lalu kavitas inlay dipreparasi (bentuk kotak, dovetail, dan retensi lain) dengan dinding kavitas divergen sekitar 6 derajat.
Onlay memerlukan ruang penutupan cusp sekitar 2 mm. Setelah retraksi gingiva, cetakan silikon atau pemindaian intraoral digunakan untuk memperoleh cetakan digital, dan inlay sementara dibuat untuk melindungi gigi serta mempertahankan kontak proksimal dan oklusi.
Model dikirim ke laboratorium untuk membuat inlay/onlay, sekitar 1-2 minggu.
Restorasi digital dapat diselesaikan pada hari yang sama.
Inlay sementara dilepas dan gigi dibersihkan. Inlay/onlay dicoba untuk memeriksa adaptasi tepi, kontak proksimal, dan kontak oklusal. Sebelum bonding, gigi dietsa asam dan diberi bonding.
Inlay/onlay keramik perlu perlakuan tambahan berupa etsa asam hidrofluorat dan silanisasi. Semen resin digunakan untuk bonding, lalu dilakukan light curing, sisa semen dibersihkan, kontak oklusal tinggi disesuaikan, dan dipoles.
Kontrol berkala dilakukan untuk menilai adaptasi tepi inlay/onlay dan hubungan kontak proksimal.
Biasanya memerlukan 2 kunjungan dengan interval sekitar 1-2 minggu; inlay/onlay digital dapat selesai 1 kali bila kondisi sesuai (sekitar 2-3 jam).
Informasi Biaya
Kisaran Harga Perkiraan
Rp2,000,000 – Rp15,000,000
Apa yang Termasuk
Model digital/gips, preparasi gigi, bahan (resin/porselen press/zirkonia), teknik pembuatan (tradisional/digital), dan bonding.
Sebelum Kunjungan Anda
Jika Anda sudah memiliki hasil tes terbaru yang masih berlaku, bawalah laporannya. Jika tidak, pemeriksaan ini biasanya dapat dilakukan di China sebelum prosedur.
Pemeriksaan klinis mulut: menilai luas dan kedalaman defek, ketebalan jaringan gigi tersisa, hubungan oklusal, dan kondisi periodontal
Pemeriksaan X-ray: menilai kedalaman karies, status pulpa, lesi apikal, dan kontak proksimal
Tes vitalitas pulpa: menentukan status pulpa dan perlu tidaknya perawatan saluran akar
Cetakan atau pemindaian intraoral: membuat model studi untuk menganalisis oklusi dan kontak proksimal
Wajib Dibawa
Data pencitraan mulut terbaru (foto periapikal, bitewing, atau CBCT, bila ada)
Catatan perawatan gigi sebelumnya, terutama tambalan, perawatan saluran akar, atau restorasi mahkota
Data restorasi yang ada atau oklusi terkait (bila ada)
Riwayat alergi obat
Data riwayat penyakit sistemik
Biasanya tidak memerlukan pendamping khusus; bila pasien adalah anak, lansia, sedang hamil, memiliki penyakit penyerta, atau setelah perawatan mungkin memengaruhi makan dan bepergian, disarankan didampingi keluarga.
Setelah Perawatan
Dalam 24 jam setelah bonding, hindari mengunyah dengan gigi sisi restorasi
Hindari menggigit benda keras dengan gigi restorasi (tulang, kacang, cangkang kepiting, dan lain-lain)
Jaga kebersihan mulut dan gunakan benang gigi untuk membersihkan sela inlay/onlay agar karies sekunder dapat dicegah
Kontrol berkala untuk memeriksa adaptasi tepi inlay/onlay dan ada tidaknya kerusakan
Kontrol sekitar 1 minggu setelah tindakan untuk menilai oklusi dan kontak proksimal; setelah itu kontrol berkala setiap 6-12 bulan.
Kondisi Terkait
Biarkan Carevia membantu Anda menemukan rumah sakit yang tepat, mengoordinasikan perawatan Anda, dan mengatur setiap detail perjalanan medis Anda.
Butuh panduan yang dipersonalisasi?
Koordinator perawatan kami dapat membantu Anda menilai apakah prosedur ini sesuai dengan situasi Anda.
Hubungi kami